Mengenal Fungsi Secure Key Shutter (SKS) Pada Motor Honda

Mengenal Fungsi Secure Key Shutter Pada Motor HondaSemakin maraknya kasus pencurian motor di Indonesia nampaknya mulai menyebabkan keresahan yang cukup berarti di kalangan pemilik maupun pengemudi motor saat ini. Mungkin Anda juga akan merasakan ketakutan yang sama apabila mengetahui fakta bahwa saat ini kasus pencurian motor ternyata menempati peringkat pertama pada jumlah kasus pencurian yang berhasil dilaporkan kepada pihak Polda Metro Jaya.

Menanggapi hal tersebut, Honda memberikan keamanan lebih pada produk motor pabrikannya dengan menambahkan fitur yang dikenal dengan nama Secure Key Shutter (SKS).

Pengertian Secure Key Shutter (SKS)

Secure Key Shutter (SKS) adalah sistem penguncian yang dilengkapi dengan cover bermagnet dengan tuas penutup manual yang kuat.
Pengaman ini sangat praktis digunakan dan dapat mengurangi resiko pencurian motor.

Fungsi Secure Key Shutter

Teknologi pengaman ini berfungsi sebagai kunci ganda bagi motor Anda sekaligus dapat mengurangi resiko pencurian. Selain itu, sistem penutup lubang kunci motor ini juga berfungsi untuk melindungi bagian dalam lubang kunci agar tidak berkarat akibat terkena air atau tersumbat oleh debu.

Selain berfungsi untuk meningkatkan jaminan keamanan terhadap motor Anda, setiap motor yang diproduksi oleh Honda memiliki kombinasi anak kunci (key comp) dan kutub magnet yang berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga privasi terhadap motor yang Anda miliki, karena satu kunci lengkap dengan kombinasi anak kunci dan kutub magnetnya hanya dapat berfungsi untuk satu lubang kunci dan cylinder shutter saja.

Cara Kerja Secure Key Shutter

Lihat video 20 detik dibawah ini untuk cara kerja Secure Key Shutter

<div style=”position:relative;height:0;padding-bottom:56.25%”><iframe src=”https://www.youtube.com/embed/0AkTun2IDnI?ecver=2″ style=”position:absolute;width:100%;height:100%;left:0″ width=”640″ height=”360″ frameborder=”0″ allow=”autoplay; encrypted-media” allowfullscreen></iframe></div>

Teknologi Honda SKS ini pada dasarnya bekerja dengan menggunakan prinsip kemagnetan (2 kutub yang berlawanan akan menempel), dimana pada bagian kepala kunci (key mold) motor Anda terdapat 4 titik yang diisi dengan 3 kutub magnet yang berlawanan dengan kutub magnet yang terdapat pada cylinder shutter (panel kontak) di sebelah lubang kunci motor Anda. Sebagai contoh, apabila susunan kutub magnet pada kunci motor Anda adalah S-S-0-U, maka sebaliknya susunan kutub magnet pada panel kontak seharusnya adalah U-U-0-S.

Perkembangan Secure Key Shutter (SKS) dari masa ke masa

Honda pertama kali memperkenalkan teknologi SKS ini pada motor Honda Supra X 125 keluaran tahun 2005 lalu. Motor dengan varian ini pada dasarnya masih menggunakan teknologi SKS secara manual. Dengan kata lain, Anda perlu menancapkan kepala kunci motor Anda pada cylinder shutter-nya (kutub magnet harus sesuai), lalu memutarnya untuk mengaktifkan sistem pengaman SKS ini secara manual.

Gambar Secure Key Shutter Yang Pertama Kali Dipakai Pada Motor Honda
Gambar Secure Key Shutter Yang Pertama Kali Dipakai Pada Motor Honda

Seiring dengan perkembangan teknologi dan maraknya inovasi yang dilakukan oleh Honda, saat ini sistem SKS ini sudah memiliki banyak varian dari jenis hingga cara kerjanya. Seperti yang terdapat pada Honda Absolute Revo, sistem pengaman SKS yang disematkan berupa tuas kecil yang terdapat di samping cylinder shutter pada panel kontak. Untuk menutup lubang kunci, Anda tinggal menarik tuas tersebut ke arah yang dianjurkan (misal: dari bawah ke atas). Namun, untuk membuka kembali lubang kunci tersebut, Anda tetap diharuskan untuk menggunakan kepala kunci (key mold) motor Anda dengan cara yang sama yang dilakukan pada SKS secara manual sebelumnya.

Gambar Secure Key Shutter Yang Digunakan Pada Motor Honda Saat Ini
Gambar Secure Key Shutter Yang Digunakan Pada Motor Honda Saat Ini

Varian lain dari sistem SKS ini adalah dengan menggunakan tombol untuk menutup lubang kunci. Cukup praktis apabila dibandingkan dengan SKS secara manual, terutama ditujukan kepada Anda yang tidak ingin bersusah-payah menancapkan kepala kunci pada cylinder shutter dengan tepat untuk dapat menutup lubang kunci dengan sempurna.

Gambar Secure Key Shutter Yang Menggunakan Tombol Otomatis
Gambar Secure Key Shutter Yang Menggunakan Tombol Otomatis

Menyadari bahwa sistem SKS secara manual maupun menggunakan tuas dan tombol cenderung memakan waktu, apalagi ketika pengendara yang bersangkutan sedang tergesa-gesa hingga beresiko lupa menutup lubang kunci motornya, maka Honda kembali menjawab masalah tersebut dengan menerapkan sistem otomatisasi pada teknologi SKS yang tertanam pada motor-motor Honda keluaran terbaru. Seperti halnya yang terdapat pada Honda Vario Techno CBS, Honda Scoopy, dan Honda Spacy Helm In, sistem SKS ini akan bekerja secara otomatis ketika Anda mencabut anak kunci dari lubang kuncinya.

Namun perlu diingat bahwa, sistem SKS otomatis ini hanya dapat bekerja pada kondisi motor yang telah di-“lock” atau “kunci setang”. Dengan kata lain, apabila Anda salah mencabut kunci ketika motor sudah mati dan belum dalam kondisi kunci setang, lubang kunci motor Anda tidak akan tertutup secara otomatis. Untuk menutupnya, Anda dapat melakukannya secara manual dengan mencocokkan magnet yang terdapat pada kepala kunci (key mold) motor Anda dengan cylinder shutter pada panel kontak.

Gambar Secure Key Shutter Yang Menggunakan Tombol Otomatis
Gambar Secure Key Shutter Yang Menggunakan Tombol Otomatis

Fitur Tambahan Yang Terdapat Pada Secure Key Shutter (SKS)

Sebagai bentuk perkembangan dari sistem ini, kini New Honda Scoopy juga dilengkapi dengan SKS otomatis yang akan menyala dalam gelap (glow in the dark) untuk memudahkan penglihatan pengemudinya.

Kesimpulan

Sistem Secure Key Shutter (SKS) pada beberapa motor Honda saat ini memang sangat berguna bagi Anda, terutama menjamin keselamatan motor Anda dari tangan pencuri. Namun ingat, sistem ini bukan ditujukan untuk menghindari pencurian motor, namun lebih kepada memperlambat sekaligus mempersulit kerja pencuri motor yang kemungkinan akan mencuri motor Anda nantinya. Selebihnya lebih bergantung kepada perawatan dan tanggung jawab Anda terhadap keberadaan motor Anda sendiri.